Mutakhirkan DPB, KIP Kembali ‘Jemput Bola’ ke Sekolah-sekolah

Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Lhokseumawe, hari ini Rabu (7/4/2021) kembali berkunjung ke sekolah-sekolah untuk mendapatkan data pemilih pemula. Aksi jemput bola seperti ini juga pernah dilakukan sebelumnya dengan mendatangi sekolah menengah atas dan kejuruan serta sejumlah pesantren dalam wilayah Kota Lhokseumawe.

Kegiatan ini melibatkan seluruh komisioner dan staf sekretariat KIP Kota Lhokseumawe. “Untuk mempercepat pengumpulan data pemilih baru ini, khususnya mereka yang baru berumur 17 tahun, semua komisoner dan staf kami libatkan. Sama persis seperti yang kami lakukan di tahun sebelumnya,” kata Ketua KIP Kota Lhokseumawe, Mohd. Tasar, BA, MA.

Tasar menambahkan, pemutakhiran data pemilih tidak hanya dilakukan saat memasuki tahapan pemilu, namun juga di saat seperti ini. “Sesuai perintah undang-undang, kami tetap wajib memelihara dan memutakhirkan data pemilih secara berkelanjutan. Untuk itu kami harus pro aktif turun ke lapangan untuk menjemput bola,” katanya.

Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Zainal Bakri, S.Sos., M.Kom.I menambahkan, kunjungan ke sekolah-sekolah kali ini dibagi dalam lima tim. “Masing-masing tim ini diketuai oleh satu komisioner. Hal ini juga sebagai bentuk tanggung jawab kami sebagai penyelenggara. Jadi semua kami terlibat,” uajrnya.

Pada 1 April lalu, Data Pemilih Berkelanjutan (DPB) terakhir yang telah diplenokan oleh KIP Kota Lhokseumawe, menujukkan jumlah pemilih yang sudah terdata sebanyak 131.032 terdiri dari pemilih laki-laki 63.954 dan perempuan 67.078. jumlah ini meningkat dari DPT terakhir Pemilu 2019 yang berjumlah 130.104.

“Data siswa kelas tiga dari SMA dan SMK yang kami dapatkan ini tetap akan dikirim ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Lhokseumawe untuk diverifikasi. Setelah itu baru kami masukkan dalam tabulasi dan diplenokan pada periode DPB bulan depan,” jelas Zainal Bakri.

Sebelumnya dalam memutakhirkan data pemilih secara berkelanjutan, KIP juga berkoordinasi dengan Dinas Capil, Polres, Kodim dan Pengadilan Negeri. “Kami terus berupaya untuk bisa mendapatkan data secara maksimal. Dalam hal ini kami juga melibatkan teman-teman Panwaslih,” pungkasnya.

%d bloggers like this: