Terkait Pemekaran, KIP Koordinasi Dengan Pemko Lhokseumawe

Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Lhokseumawe berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe setempat, Rabu (25/8/2021) dalam rangka membahas penataan daerah pemilihan (dapil). Rombongan diterima langsung oleh Kepala Bagian Tata Pemerintahan Kota Lhokseumawe, M. Rifyalsyah, S.STP,. MAP.

Ketua KIP Kota Lhokseumawe, Mohd. Tasar, BA. MA, mengatakan, kunjungan ini dalam rangka menindaklanjuti perintah KPU yang meminta KPU/KIP kabupaten kota untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah, terkait penataan daerah pemilihan sebelum KPU menetapkan keputusan jumlah dapil di masing-masing provinsi, dan kabupaten/kota.

Terkait rencana penataan dapil, ia mengatakan bahwa KPU ingin kepastian jika ada pemekaran daerah. “Oleh karena itu, kami ingin mengetahui sejauh mana proses yang sudah ditempuh Pemko Lhokseumawe mengenai rencana pemekaran kecamatan dalam wilayah Kota Lhokseumawe, sehingga kami bisa menjawab dan berkoordinasi ke KPU Pusat perihal tersebut,” katanya.

Dalam kunjungan ini juga turut serta para komisioner lainnya, Zainal Bakri, S.Sos, M.Kom.I, T. Marbawi, Mulyadi, dan Muchtar Yusuf, SE., serta didampingi oleh Kepala Sekretariat, T. Joan Virgianshah, S.STP, MSP.

Kabag Pemerintahan Kota Lhokseumawe, M. Rifyalsyah, menjelaskan bahwa sejak tahun 2017 lalu, Pemko Lhokseumawe sudah berencana untuk melakukan pemekaran. Pembahasan rancangan qanun juga sudah diagendakan oleh DPRK. “Awalnya Pemko Lhokseumawe merencanakan pemekaran gampong dan kecamatan, namun kemudian pemekaran gampong ditunda dulu karena belum memenuhi syarat setelah keluarnya Peraturan Pemerintah (PP) terbaru,” pungkasnya.

Menurutnya, seharusnya proses administrasi pemekaran ini tidak ada masalah, namun karena di pertengahan jalan dikeluarkan PP tentang pemekaran daerah sehingga terhambat proses yang sedang dilakukan. Secara berkesinambungan, kinerja di lapangan sudah selesai dan tidak ada masalah lagi.

“Segala kebutuhan yang diperlukan baik permintaan dari Kementerian maupun Sekretaris Dewan Kota Lhokseumawe sudah kita penuhi semua, yang terpenting pemetaan ini jangan sampai putus di tengah jalan karena sudah cukup lama prosesnya,” tambah Rifyalsyah.

Leave a Reply

%d bloggers like this: